1.      Apa yang menarik bagi anda setelah mempelajari pengelolaan program yang berdampak pada murid?

Yang menarik bagi saya setelah mempelajari program pengelolaan yang berdampak pada murid ternyata dalam membuat program ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti tahapan membuat program mulai dari perencanaan hingga monitoring dan evaluasi. Monitoring dan evaluasi adalah suatu aktivitas yang sangat penting untuk mendukung tercapainya suatu tujuan dari proyek atau program yang dilakukan.

Yang menarik selanjutnya ternyata manajemen risiko merupakan salah satu hal wajib yang harus dilakukan dalam merencanakan program sekolah. Manajemen risiko haruslah menjadi satu kesatuan bagian yang tak terpisahkan dari pelaksanaan sistem manajemen di sekolah. Risiko dalam sebuah program merupakan sebuah langkah awal yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi segala sesuatu yang kemungkinan besar dapat terjadi, termasuk juga dalam merencanakan dan melaksanakan program pendidikan. Oleh karena itu, sekolah sebagai lembaga pendidikan wajib melakukan rangkaian analisis dan metodologi yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, mengendalikan dan mengevaluasi risiko yang mungkin timbul dari pelaksanaan program sekolah.

Yang menarik lainnya saya bisa sharing dan berkolaborasi bersama teman-teman kelompok dalam mengelola program yang berdampak pada murid dengan menggunakan aset yang berada di lingkungan sekolah dan dengan tahapan BAGJA.

 

2.      Apa hal-hal baru yang anda temukan dalam proses pembelajaran tentang pengelolaan program yang berdampak pada murid?

Hal-hal baru yang saya temukan dalam proses pembelajaran tentang pengelolaan program yang berdampak pada murid yaitu selain mengetahui bentuk program yang berdampak pada murid, saya juga mengerti keterampilan tentang tahap-tahap membuat program, merancang program sekolah yang berdampak pada murid dengan model BAGJA, saya paham tentang strategi monitoring, evaluasi, pembelajaran, dan pelaporan. Monitoring dan evaluasi, atau lebih mudah disingkat dengan M&E, perlu disinergikan dengan kegiatan atau program yang sedang berjalan dengan melakukan perencanaan, tindakan, dan refleksi. Ketiga aktivitas ini menjadi sebuah siklus yang dapat dilakukan berulang-ulang.

Hal baru selanjutnya adalah dalam melakukan monitoring dan evaluasi, ada dua belas prinsip dasar yang dapat digunakan sebagai pedoman:

1.      mengapa perlu melakukan monitoring dan evaluasi?

2.      menyetujui prinsip-prinsip yang menjadi pedoman.

3.      menentukan program atau proyek yang perlu dimonitor.

4.      menentukan siapa saja yang terlibat dalam setiap tahapan monitoring dan evaluasi.

5.      menentukan topik kunci dan pertanyaan untuk melakukan investigasi.

6.      mengklarifikasi sasaran, tujuan, aktivitas, dan langkah-langkah untuk berubah.

7.      mengidentifikasi informasi yang perlu diketahui. Informasi yang diperlukan biasanya ditujukan untuk memantau atau menilai apa saja yang berubah, memahami mengapa bisa berubah, dan menginterpretasi perubahan.

8.      memutuskan bagaimana informasi diperoleh.

9.      menilai kontribusi/pengaruh yang diberikan.

10.  menganalisis dan menggunakan informasi.

11.  menjelaskan data.

12.  tentang etika dan proteksi data.

 

Kemudian ada beberapa tipe risiko di lembaga pendidikan yang memiliki dampak terhadap pencapaian tujuan organisasi meliputi:

1.      Risiko Strategis, merupakan risiko yang berpengaruh terhadap kemampuan organisasi mencapai tujuan

2.      Risiko Keuangan, merupakan risiko yang mungkin akan berakibat berkurangnya aset

3.      Risiko operasional, merupakan risiko yang berdampak pada kelangsungan proses manajemen

4.      Risiko pemenuhan, merupakan risiko yang berdampak pada kemampuan proses dan prosuderal internal untuk memenuhi hukum dan peraturan yang berlaku

5.      Risiko Reputasi, merupakan risiko yang berdampak pada reputasi dan merek lembaga.

 

Hal baru lainnya yaitu apabila semua sekolah dapat menerapkan manajemen risiko maka setiap kerugian akan dapat diminimalisir. Adapun tahapan manajemen risiko adalah sebagai berikut:

1.      identifikasi jenis risiko, 

2.      pengukuran risiko, 

3.      melakukan strategi dalam pengendalian risiko 

4.      melakukan evaluasi terus-menerus, maju dan berkelanjutan

 

3.      Perubahan apa yang anda lakukan setelah memahami atau mempelajari modul ini?

Perubahan yang saya lakukan setelah memahami atau mempelajari modul ini saya akan:

1.  membuat program kecil disekolah yang berdampak pada murid dengan menggunakan tahapan BAGJA,

2.      kemudian mengimplementasikan monitoring dan evaluasi (perencanaan, tindakan, refleksi) dengan menggunakan 12 prinsip monitoring dan evaluasi,

3.      lalu mengantisipasi terhadap tipe risiko di lembaga pendidikan seperti:

-       risiko strategis

-       risiko keuangan

-       risiko operasional

-       risiko pemenuhan

-       risiko reputasi

4.   Selanjutnya meminimalisir segala kerygian yang menghambat jalannya program dengan melakukan tahapan manajemen risiko seperti:

-       identifikasi jenis risiko, 

-       pengukuran risiko, 

-       melakukan strategi dalam pengendalian risiko 

-       melakukan evaluasi terus-menerus, maju dan berkelanjutan

 

Komentar